Sejarah singkat LAI dan LBI
Lembaga Alkitab Indonesia atau LAI adalah sebuah lembaga yang mengusahakan alibahasa Alkitab kedalam bahasa Indonesia dan bahasa –bahasa daerah, serta penyebarannya. Lembaga Alkitab adalah angota dari united bible societies, sebuah organisasi yang menaungiratusan lembaga Alkitab nasional yang giat mengerjakan penerjemah, produksi dan penyebaran Alkitab diseluruh dunia LAI juga terus memperbarui terjemahanmya agar menyusaikan dengan perkembangan bahasa Indonesia. Dari Alkitab terjemahan lama(TL), Alkitab terjemahan baru (TB). Dengan kesepakatan antara Vatikan dan United Bible Sociates dan dalam konteks Indonesia,antara LAI dan LBI. Terjemahan lain adalah edisi katolik pelita (walau teksnya tetap mengunakan teks LAI) yang merupakan bantuan depertemen Agama Republik Indonesia.
Lembaga Biblika Indonesia (LBI) atau Yayasan Lembaga Biblika Indonesia (YLBI) adalah sebuah badan yang relative masi muda. Karya penerjemahan Alkitab oleh Gereja Katolik Roma di Indonesia dimulai dengan diterbitkannya Perjanjian Baru oleh Penerbit Arnoldus,Ende, di flores pada tahun 1964. Pada1969 LBSSD dibubarkan atas permohonannya sendiridan pada 1970 secara resmi dijadikan Lembaga Biblika Indonesia. LBI adalah anggota penuh dari Catholik Biblical Federation. Lembaga Biblika Indonesia (LBI) sudah dirintis sejak tahun 1965 sebagai usaha Ordo Saudara Dina Fransiskan (OFM) untuk menerjemahkan dan menerbitkan Kitab Suci dan buku-buku mengenai Kitab Suci.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar